RUPS PT Sumi Indo Kabel (Tbk) di Gelar

Jakarta, Nusantaratodays. Com- Pada tanggal 22 Juli 2019 , PT Sumi Indo Kabel (Tbk) ini merupakan perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia, Pada tahum 2018 perseroan berhasil meningkatkan penjualan eksport kabel sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya.

Demikian dilaporkan Presiden Direktur perseroan oleh Toshihico Terao pada Rapat Umun Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung Senin (22/7) siang di Jakarta dihadiri para Stake Holder dan pihak terkait. Menurutnya hal ini disebabkan adanya peningkatan penjualan di pasar eksport khususnya untuk kabel otomobil.

Komposisi perbandingan penjualan domestik dan luar negeri adalah 29 : 71 selama periode ini. Dalam laporan lain disebut bahwa penjualan pada tahu sebelumnya hanyalah sebesar $ 141 juta. Dia mengakui bahwa tahun buku 2018 persaingan pasar didalam dan Luar negeri terasa semakin berat, sementara tuntutan pasar terhadap penurunan harga lebih kuat dari sebelumnya.

Namun manajemen telah mengambil langkah langkah strategis yg elegant membuat pendapatan perseroan meningkat jadi 69% dari tahun sebelumnya.

Mr Toshihico Terao mengklaim pihaknya telah berhasil memenuhi semua permintaan pelanggan tanpa mengorbankan kualitas atau pengiriman melalui kegiatan strategis perusahaan yang bernama peningkatan “SEQCDD” berarti Safety, Environment, Quality, Cost, Delivery dan Development.

Prospek Usaha.

Perseroan memprediksi bahwa tahun buku 2019 hingga tahun berikutnya, persaingan pasar akan semakin berat. Namun perseroan berjanji akan melakukan yang terbaik untuk berkontribusi pada pertumbuhan bisnis infrastruktur domestik seperti pasokan listrik dan transportasi.

Perseroan bertekad untuk tetap kompetitif dalam bisnis ekspor ke negara negara Asean, ke Timur Tengah dan ke Jepang dengan pengalaman bertahun tahun dalam kegiatan SEQCDD.

Diakui bahwa investasi yg dilakukan pada tahun 2017 untuk kawat otomobil saat ini telah terbukti membantu untuk memperkuat keberlanjutan bisnis perseroan.

Dengan semua upaya, perseroan merencanakan penjualan tahun buku 2019 akan meningkat sekitar 18% dibanding tahun buku 2018.(Joni.S)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *