by

Bacalon Walikota Tangsel 2020 Tomi Patria Edwardy

Tangsel, NusantaraTodays.com-Pilkada serentak tahun 2020 yang akan di laksanakan beberapa bulan kedepan, khususnya wilayah tangsel, Sejumlah nama bakal calon (bacalon) Walikota Tangerang Selatan mulai bermunculan pada Pilkada tahun 2020 ini memberikan warna tersendiri yang sangat berbeda , masalahnya dari sekitar 90 persen bakal calon yang muncul merupakan dari bacalon golongan non partai sehingga mereka akan mencari partai-partai yang akan mengusungnya. Salah seorang sosok bacalon Walikota Tangsel, Dari Generasi Muda Partai Demokrat Tomi Patria Edwardy, ST., M.si, menilai kondisi tersebut menjadikan Pilkada Tangsel menjadi lebih menarik dan menjadi persaingan tersendiri di bandingkan daetah daerah lain. Namun baginya, sebagai bacalon walikota Tangsel yang diusung oleh kalangan masyarakat bawah dan harus memiliki visi misi yang jelas, Serta menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai pengusung nantinya.

Sebagai Generasi Muda yang mempunyai semangat dan pandangan jauh kedepan serta visi dan misi Yang jelas menurutnya “Ketika saya nanti terpilih menjadi calon Walikota Tangsel, saya akan melihat mana saja yang sudah dilakukan oleh walikota saat ini (Ibu Airin) dan memperbaiki kekurangannya,” ujar Tomi Patria.

Lebih lanjut Tomi menegaskan secara garis besar apa yang menjadi Visi dan Misinya yang terkenal dengan Slogannya yaitu “Smart Kotanya, Bahagia Warganya” saat ditemui para wartawan di ruang kerjanya di Kelurahan Cipayung Tangerang Selatan, Kamis (19/3).

Lebih lanjut Tomi menjelaskan, Smart yang dimaksud diantaranya Smart Pendidikannya, Smart Sampahnya, Smart Lingkungan Hidup, Smart Budaya, Smart SDM-nya yang kesemuanya harus dikelola dengan baik dan benar.

Menurutnya, meningkatkan kualitas SDM sangat penting bagi Tangsel melaui pengelolaan pendidikan misalnya wajib belajar 12 tahun, pendidikan gratis, sekolah tanpa dibatasi system zonasi, meningkatkan kualitas pendidik dan peningkatan skill masyarakat serta aparatur sipil.

“Program-program tersebut nantinya akan diterjemahkan menjadi rencana pembangunan jangka panjang, menengah dan pendek,” tegasnya. (Hasan wd).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed