by

Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Atma Jaya dan Universiti Teknologi PETRONAS Malaysia menyelenggarakan seri webinar bertajuk Keberlanjutan Sektor Energi Global ditengah pandemik Covid-19

Jakarta, Nusantaratodays.com – 9 Juni 2020 – Unika Atma Jaya dan Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia, menyelenggarakan seri gelar wicara ‘A Talk Series 2020’ yang mengangat tema “Navigasi menuju Kenormalan Baru: Mengkaji ulang Peran Energi menuju Keberlanjutan Global” (Navigating to the New Normal: Rethingking the Role of Energy Towards Global Sustainability).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi kedua universitas dalam kerangka hibah kemitraan (grant partnership) oleh pengajar Unika Atma Jaya, Dr. Endang Sulistyaningsih, M.Sc., dan pengajar UTP, Dr. Ting Ding Hooi, sebagai kelanjutan dari penandatanganan MoU kerja sama pada 20 Mei 2020 lalu.

MoU tersebut mengatur kedua universitas untuk dapat menata laksana skema program kerjasama akademik dan penelitian dalam hal pertukaran peneliti dan dosen, pertukaran pelajar, pertukaran materi belajar dan informasi ilmiah (termasuk program magang, fisilitas riset, proyek penelitian mahasiswa atau capstone project, dan juga visitasi akademik), kerja sama program pascasarjana (termasuk pembimbingan bersama, penelitian bersama, dan dana penelitian), publikasi penelitian, program kerja sama kebudayaan, serta kerja sama konferensi dan lokakarya. Kerja sama ini mencerminkan keinginan kedua belah pihak untuk saling menyumbangkan sumber daya untuk memperkuat pemahaman dan pendidikan internasional.

Talk Series 2020 bertujuan untuk mempertemukan pihak-pihak yang berkompeten: pelaku industri, akademisi, dan mahasiswa, untuk terlibat dalam mengenai perkembangan pembangunan ekonomi di tingkat global dan regional serta praktek-praktek keberlanjutan di tengah pandemic Covid-19.

Talk Series 2020 juga menyajikan pekembangan terkini megenai sektor energi dalam kaitan dengan dampak Covid-19, yang berfokus pada bagaimana pandemic telah mempengaruhi keberlanjutan sektor energi.

Kegiatan diawali dengan konfrensi pers virtual yang dihari oleh Dr Agustinus Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya dan Prof Ts. Dr Mohamed Ibrahim Abdul Mutalib, Vice Chancellor UTP. Rektor UAJ memandang webinar ini penting untuk dilangsungkan, “Webinar ini diselenggarakan pada momen yang tepat ketika dunia membutuhkan pandangan yang mencerahkan dalam menghadapi krisis yang tengah berlangsung dan tantangan masa depan. Topik-topik dalam seri webinar ini tidak hanya penting menambah pengetahuan dan kesadaran kita, tetapi juga memberi informasi pada proses pengambilan kebijakan di pemerintahan dan korporasi swasta. Pada saat yang sama, kita juga melihat webinar ini menghadirkan para pembicara dengan kompetensi, pengalaman, dan profesioanlisme yang meyakinkan di bidangnya masing-masing.”

Sementara itu, Prof Ts. Dr Mohamed Ibrahim Abdul Mutalib, Vice Chancellor UTP juga mengingatkan akan resesi global yang akan datang dapat saja lebih besar daripada apa yang pernah terjadi sebelumnya. Indikator-indikator pokok ekonomi dunia cenderung memburuk di tengah wabah Covid-19, bahkan dapat saja akan lebih buruk lagi. Di tengah penurunan kinerja ekonomi, sejumlah sektor tengah menghadapi situasi yang amat sulit. Sementara itu, sampai saat ini belum ada prediksi ilmiah yang dapat diandalkan tentang situasi ini, di samping penemuan vaksin dan obat yang masih jauh dari harapan. Ketidakpastian adalah hal yang pasti saat ini.

“Bagaimana dengan masa depan dari dunia? Apakah topik mengenai keberlanjutan, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) masih relevan untuk dibincangkan? Lantas bagaimana sektor energi berperan di tengah situasi ini? Akankah ada kenormalan baru bagi sektor energi dalam masa yang akan datang? Isu-isu demikian membutuhkan perhatian khusus, oleh karenanya UAJ dan UTP ada pada lini terdepan untuk memberikan jabaran atas hal tersebut,” ujar Prof Ts. Dr Mohamed Ibrahim Abdul Mutalib

Tentang kerja sama antardua universitas ini Dr. Prasetyantoko mengatakan, “Ini merupakan inisiatif yang baik untuk bekerja sama dengan lembaga dan kolega dengan keahlian, pengalaman, dan kompetensi seperti UTP. Kami senang berkesempatan untuk berkolaborasi, dan semoga kedepan makin intensif dan luas tidak hanya untuk hari ini tetapi juga untuk masa yang akan datang. Kita sudah pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan bersama ini. Saya ucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah bekerja keras bagi berlangsungnya kerja sama ini, khususnya kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan kelompok pemikir yang tergabung dalam ‘SDG Analytics’.”

Untuk mematenkan kerja sama dalam hal penelitian, pengajaran, dan pertukaran akademis, rangkaian webinar ini akan nantinya akan melibatkan perguruan tinggi lain di Kawasan Asia Tenggara. Webinar ini sendiri akan diselenggarakan dalam tiga periode. Periode I pada Juni 2020, Periode II pada September 2020, dan Periode III pada Desember 2020. Pada Periode I selama bulan Juni ini akan terdapat lima webinar.

Dimulai dengan dialog pada Selasa (9/6), mengenai situasi global dan regional tentang sektor energi dalam menghadapi situasi pandemi saat ini dan tantangan keberlanjutan di masa depan. Hari kedua hingga kelima, (10-12, 18 Juni), akan menyoroti dinamika sektoral dan implikasi kebijakan sektor energi

Dimulaii dengan dialog pembuka pada Selasa (9/6) mengenai isu ekonomi global dan regional, webinar akan berlanjut dalam pembahasan topik sectoral: dinamika sektor energi, praktik tujuan berkelanjutan di masa depan, operasional bisnis energi, dan respon kebijkan pemerintah.

Narasumber dalam seminar ini menghadirkan ahli dalam bidangnya dengan segudang pengalaman. Mereka adalah tokoh ternama, akademisi, pelaku bisnis, dan pembuat kebijakan dari Indonesia dan Malaysia.

Talk series yang akan berlangsung interaktif ini dapat diakses secara gratis, dengan mendaftarkan diri dulu https://bit.ly/talkseries_UTP_AJCUI. Seluruh talk series akan dijalankan melalui Microsoft Teams Meeting Apps platform. (Hsn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed