Pasang Dinding Kayu di Bawah Langit Biru, Satgas TMMD Nias Genjot RTLH Sifaoroasi Capai 65%

BERITA62 Dilihat

NIAS – Wajah baru hunian layak mulai terbentuk di Desa Sifaoroasi, Kecamatan Somolomolo. Pada Minggu (1/11/2026), progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Septiaman Gulo dalam program TMMD ke-130 TA 2026 Kodim 0213/Nias telah mencapai 65 persen. Dokumentasi kegiatan menampilkan suasana kerja yang ceria di mana personel Satgas bersama warga sedang sibuk memasang papan dinding kayu pada kerangka rumah yang sudah berdiri kokoh di atas fondasi batako. Seorang prajurit terlihat memanjat tangga sederhana untuk membantu penyelarasan papan di bagian atas, sementara rekannya di bawah memegang material siap pasang. Spanduk hijau bertuliskan “PEMBANGUNAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI” di sisi kanan lokasi menjadi penanda resmi bahwa kehadiran TNI di sini adalah wujud komitmen negara terhadap kesejahteraan rakyat.

 

Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., menegaskan bahwa tahap pemasangan dinding adalah momen krusial yang menentukan estetika dan ketahanan rumah terhadap cuaca tropis Nias. “Kebersamaan dan semangat gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa ketika personel TNI turun langsung membantu mengangkat dan memaku papan dinding, mereka tidak hanya membangun struktur fisik, tetapi juga membangun kepercayaan diri pemilik rumah. Keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan konstruksi menjamin bahwa desain rumah sesuai dengan kebutuhan sehari-hari keluarga, sekaligus menciptakan rasa kepemilikan yang kuat terhadap hunian baru.

 

Pembangunan RTLH bagi Bapak Septiaman Gulo merupakan manifestasi dari tujuan utama TMMD: mewujudkan hunian yang layak, aman, dan nyaman. Rumah yang berkualitas adalah fondasi bagi kesehatan fisik, stabilitas mental, dan produktivitas ekonomi keluarga. Dengan progres 65 persen dan dukungan penuh dari masyarakat setempat, Satgas optimis sisa pekerjaan—pemasangan jendela, pintu, dan finishing interior—akan rampung sesuai target. Warisan kemanunggalan TNI-Rakyat di Desa Sifaoroasi tidak hanya berupa bangunan kayu yang indah, tetapi juga harapan baru bagi keluarga Gulo untuk memulai babak kehidupan yang lebih bermartabat dan sejahtera.