Kapolres Cilegon Hadiri Detik-Detik Kemerdekaan, Teguhkan Komitmen Menjaga Cilegon Tetap Kondusif

Berita, Daerah, Polri5 Dilihat
banner 468x60

 

 

banner 336x280

Cilegon – bhayangkarapos.com

Semangat perjuangan dan pengabdian mewarnai Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Cilegon yang digelar di Alun-Alun Kota Cilegon, Senin (17/8/2026).

 

Upacara yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Cilegon, TNI-Polri, instansi vertikal, organisasi masyarakat, pelajar, Pramuka, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para veteran.

 

Wali Kota Cilegon H. Robinsar bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Kapolres Cilegon AKBP M. Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si. dipercaya membacakan teks Pancasila, sedangkan Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Imam Bochori, S.H., M.I.P. membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

 

Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan, S.IP., M.IP. membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Prosesi pengibaran Sang Merah Putih dilakukan oleh Paskibraka Kota Cilegon Tahun 2026 dengan penuh khidmat, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

 

Detik-detik Proklamasi kemudian dikenang secara simbolis melalui penekanan tombol sirine oleh Inspektur Upacara, menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini lahir dari perjuangan panjang, pengorbanan, darah, keringat, bahkan nyawa para pahlawan.

 

Dalam amanatnya, Wali Kota Cilegon mengajak seluruh peserta upacara untuk tidak sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi menjadikan semangat para pendahulu sebagai energi untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

 

Sejarah perjuangan masyarakat Cilegon, termasuk peristiwa Geger Cilegon yang dipimpin KH. Wasyid, turut menjadi pengingat bahwa masyarakat Kota Cilegon memiliki jejak perjuangan yang kuat dalam melawan penjajahan.

 

“Dengan mengingat dan mengungkap sejarah Kota Cilegon, kiranya dapat menggugah ingatan kolektif kita atas keteladanan para pendahulu. Ingatan tersebut hendaknya menjadi inspirasi dan daya gugah generasi selanjutnya untuk melakukan kerja-kerja pembangunan yang nyata,” ujar Wali Kota dalam amanatnya.

 

Ia menegaskan bahwa makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan publik, perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan UMKM, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur yang semakin baik dan merata.

 

Sebagai kota industri strategis, Cilegon dinilai memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian nasional melalui sektor baja, petrokimia, energi, logistik, dan berbagai sektor strategis lainnya. Namun, pertumbuhan tersebut harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 ini mari kita jadikan sebagai momentum semangat kolaborasi dan sinergitas di Kota Cilegon yang kita cintai ini; maju kotanya, sejahtera warganya,” tegasnya.

 

Semangat kolaborasi tersebut juga tercermin dari keterlibatan berbagai elemen dalam upacara, termasuk TNI-Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, serikat buruh, tokoh agama, tokoh pemuda, pelajar, hingga para mantan narapidana terorisme.

 

Bagi Polres Cilegon, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi bagian penting untuk memperkuat sinergitas bersama seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan Kota Cilegon.

 

Kehadiran Kapolres Cilegon dalam rangkaian upacara juga menjadi wujud komitmen Polri untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat persatuan, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sehingga seluruh aktivitas pembangunan dapat berjalan dengan baik.

 

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada organisasi, perusahaan, masyarakat, dan pelajar Kota Cilegon yang telah menorehkan prestasi dan memberikan kontribusi positif.

 

Penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa mengisi kemerdekaan tidak selalu dilakukan dengan perjuangan di medan perang. Di masa kini, perjuangan diwujudkan melalui prestasi, pengabdian, inovasi, kerja keras, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

 

Dari Alun-Alun Kota Cilegon, semangat kemerdekaan kembali diteguhkan: menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, dan bergerak bersama untuk mewujudkan Cilegon yang semakin maju, aman, dan sejahtera.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *