Nias – Di tengah padatnya jadwal pembangunan fisik, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 di Kabupaten Nias tak lupa merawat aspek paling fundamental dari program ini: hubungan manusia. Pada Senin malam (26/10/2026), sejumlah personel Satgas berkumpul di teras rumah Bapak Faasokholi Giawa, warga Desa Lewuoguru I, Kecamatan Somolo Molo, untuk menikmati makan malam bersama dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Momen sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat bukan sekadar slogan, melainkan praktik harian yang hidup di meja makan warga.
Terlihat dalam dokumentasi, prajurit berseragam loreng duduk berdampingan dengan Bapak Faasokholi dan anggota keluarga lainnya, berbagi hidangan di atas piring plastik berwarna-warni. Tidak ada sekat formalitas; yang ada hanyalah obrolan ringan, tawa, dan rasa saling menghargai. Bagi personel Satgas, kehadiran di rumah orang tua asuh adalah cara terbaik untuk melepas penat setelah seharian bekerja keras di lapangan. Bagi warga, kehadiran tentara di meja makan mereka adalah simbol bahwa TNI hadir sebagai anak, saudara, atau tetangga—bukan sebagai pihak asing yang hanya datang untuk mengerjakan proyek lalu pergi.
“Makan bersama ini lebih dari sekadar mengisi perut. Ini adalah momen untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kedekatan emosional yang tidak bisa digantikan oleh beton atau aspal,” ujar salah satu personel. Hubungan kekeluargaan yang terjalin melalui interaksi informal seperti ini menjadi fondasi kuat bagi kelancaran pelaksanaan TMMD. Ketika warga merasa memiliki dan dicintai, partisipasi mereka dalam gotong royong pun tumbuh secara organik, bukan karena paksaan.
Kehangatan di teras rumah Bapak Faasokholi mencerminkan esensi sejati TMMD: pembangunan yang manusiawi. Setiap suapan nasi yang dibagi dan setiap cerita yang dituturkan malam itu adalah investasi sosial jangka panjang. Kemanunggalan TNI-Rakyat kali ini terbukti dari kesederhanaan yang tulus, mengingatkan kita bahwa di balik seragam dan helm proyek, terdapat hati yang berdetak sama demi kesejahteraan masyarakat Nias.
