Penrem 052 TANGERANG – Tim gabungan Kepolisian yang didukung unsur TNI berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap almarhum Prada Arif Budi Sampurna, prajurit Yonif TP 804/DBAY Kodam XVII/Cenderawasih. Pengamanan dilakukan melalui operasi pengembangan yang berlangsung di wilayah Karawaci, Kota Tangerang, pada Minggu (19/7/2026).
Operasi tersebut dipimpin jajaran Reskrim Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Kelapa Dua sebagai tindak lanjut penyelidikan atas peristiwa yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI tersebut. Dalam pelaksanaannya, aparat Kepolisian mendapat dukungan pengamanan dan koordinasi dari personel Intelijen Korem 052/Wijayakrama, Unit Intel Kodim 0510/Tigaraksa, serta Denpom Jaya 1/Tangerang.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tim gabungan bergerak menuju sebuah ruko di kawasan Pinangsia, Karawaci, Kota Tangerang. Dari lokasi tersebut, aparat berhasil mengamankan lima orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa pengeroyokan yang berujung pada meninggalnya korban.
Tidak berhenti pada pengamanan sejumlah terduga pelaku, tim kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa telepon genggam milik korban yang diduga dibuang pascakejadian untuk menghilangkan jejak.
Penemuan barang bukti tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembuktian dan pendalaman perkara yang saat ini masih terus dilakukan oleh penyidik. Seluruh pihak yang diamankan berikut barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Kelapa Dua guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus meninggalnya Prada Arif Budi Sampurna sebelumnya menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat kekerasan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Sejak peristiwa tersebut terjadi, aparat Kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pihak yang diduga bertanggung jawab.
Perkembangan kasus ini menunjukkan bahwa setiap tindak pidana akan ditangani secara serius, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. TNI terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian guna mendukung proses penyidikan hingga kasus ini dapat diungkap secara tuntas dan transparan.
Korem 052/Wijayakrama menegaskan komitmennya untuk terus mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian serta mengawal perkembangan kasus hingga seluruh fakta terungkap secara utuh.
Keberhasilan pengungkapan awal ini menjadi bukti bahwa, soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan jaminan kepastian hukum bagi masyarakat. Aparat berkomitmen untuk terus mengawal proses penanganan perkara hingga seluruh fakta terungkap secara lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.
Penrem 052/Wkr
SINERGITAS TNI-POLRI BERHASIL UNGKAP KASUS PEMBUNUHAN PRAJURIT TNI, SEJUMLAH TERDUGA PELAKU DIAMANKANPenrem 052 TANGERANG – Tim gabungan Kepolisian yang didukung unsur TNI berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap almarhum Prada Arif Budi Sampurna, prajurit Yonif TP 804/DBAY Kodam XVII/Cenderawasih. Pengamanan dilakukan melalui operasi pengembangan yang berlangsung di wilayah Karawaci, Kota Tangerang, pada Minggu (19/7/2026).Operasi tersebut dipimpin jajaran Reskrim Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Kelapa Dua sebagai tindak lanjut penyelidikan atas peristiwa yang menyebabkan gugurnya prajurit TNI tersebut. Dalam pelaksanaannya, aparat Kepolisian mendapat dukungan pengamanan dan koordinasi dari personel Intelijen Korem 052/Wijayakrama, Unit Intel Kodim 0510/Tigaraksa, serta Denpom Jaya 1/Tangerang.Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tim gabungan bergerak menuju sebuah ruko di kawasan Pinangsia, Karawaci, Kota Tangerang. Dari lokasi tersebut, aparat berhasil mengamankan lima orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa pengeroyokan yang berujung pada meninggalnya korban.Tidak berhenti pada pengamanan sejumlah terduga pelaku, tim kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa telepon genggam milik korban yang diduga dibuang pascakejadian untuk menghilangkan jejak.Penemuan barang bukti tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembuktian dan pendalaman perkara yang saat ini masih terus dilakukan oleh penyidik. Seluruh pihak yang diamankan berikut barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Kelapa Dua guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Kasus meninggalnya Prada Arif Budi Sampurna sebelumnya menjadi perhatian publik setelah korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat kekerasan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Sejak peristiwa tersebut terjadi, aparat Kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pihak yang diduga bertanggung jawab.Perkembangan kasus ini menunjukkan bahwa setiap tindak pidana akan ditangani secara serius, objektif, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. TNI terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian guna mendukung proses penyidikan hingga kasus ini dapat diungkap secara tuntas dan transparan.Korem 052/Wijayakrama menegaskan komitmennya untuk terus mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian serta mengawal perkembangan kasus hingga seluruh fakta terungkap secara utuh. Keberhasilan pengungkapan awal ini menjadi bukti bahwa, soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan jaminan kepastian hukum bagi masyarakat. Aparat berkomitmen untuk terus mengawal proses penanganan perkara hingga seluruh fakta terungkap secara lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.Penrem 052/Wkr















