Telaten Pasang Tiang Kolom, Personel TMMD Nias Pastikan Fondasi Rumah Bapak Tahonogo Lombu Presisi dan Aman

BERITA41 Dilihat
banner 468x60

NIAS – Di Desa Lewuoguru 1, Kecamatan Somolo Molo, Selasa (3/11/2026), kerangka rumah milik keluarga Bapak Tahonogo Lombu mulai mengambil bentuk yang kokoh dan presisi. Program perehapan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangkaian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 0213/Nias kini telah mencapai progres fisik 29 persen. Dokumentasi lapangan menampilkan adegan penuh konsentrasi: seorang personel Satgas TMMD berjongkok di atas sloof beton, dengan telaten mengukur dan menyesuaikan posisi tiang kolom kayu agar benar-benar tegak lurus, sementara serpihan kayu berserakan di sekitarnya menjadi saksi bisu kerja keras yang tak kenal lelah. Di latar belakang, warga setempat tampak duduk mengolah material, membuktikan bahwa pembangunan ini adalah hasil sinergi nyata antara tentara dan rakyat.

Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., menegaskan bahwa angka 29 persen bukan sekadar statistik, melainkan akumulasi dari ribuan gerakan tangan yang penuh perhitungan. “Setiap sambungan kayu, setiap paku yang ditancapkan, kami pastikan sesuai standar konstruksi tahan gempa. Rumah ini harus aman untuk puluhan tahun ke depan, bukan sekadar tambal sulur sesaat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keterlibatan warga dalam proses pengerjaan—mulai dari mengangkat balok hingga menyiapkan makan siang—adalah jiwa sejati TMMD: membangun bukan hanya fisik bangunan, tetapi juga ikatan persaudaraan yang abadi.

banner 336x280

Kehadiran Satgas TMMD di lokasi RTLH Bapak Tahonogo Lombu membuktikan bahwa Tentara Nasional Indonesia hadir di titik paling fundamental kebutuhan manusia: tempat berlindung yang aman dan bermartabat. Ketika prajurit berlutut di atas tanah, menyelaraskan kayu dengan fondasi beton, mereka sedang menyelaraskan harapan negara dengan impian sebuah keluarga kecil. Warisan TMMD ke-130 di Lewuoguru kelak tidak hanya berupa rumah kayu yang rapi dan kuat, tetapi juga keyakinan mendalam bahwa di saat seseorang membutuhkan atap perlindungan, ada tangan-tangan berseragam loreng yang siap berdiri tegak—simbol abadi bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat dibangun dari keringat, ketelitian, dan cinta kasih yang tak tergoyahkan oleh waktu.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *