Eksavator Tembus Lumpur Hutan, Satgas TMMD Nias Genjot Jalan Penghubung Lewuoguru-Lewuombanua Capai 80%

BERITA9 Dilihat
banner 468x60

NIAS, – Ambisi Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026 Kodim 0213/Nias untuk membuka isolasi wilayah kembali dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan. Pada Minggu (1/11/2026), progres pembukaan badan jalan sepanjang 1.000 meter yang menghubungkan Desa Lewuoguru I menuju Desa Lewuombanua, Kecamatan Somolo Molo, telah mencapai 80 persen. Dokumentasi kegiatan menampilkan eksavator Komatsu PC40 yang sedang bermanuver lincah di atas tumpukan tanah merah basah, mencengkeram dan memindahkan material di tengah rimbunnya vegetasi hutan. Seorang warga setempat terlihat berdiri tegak di sisi galian, mengawasi jalannya pekerjaan dengan tatapan penuh harap—simbolisasi bahwa setiap meter jalan yang terbentuk adalah jawaban atas decak tahun warga yang selama ini terhimpit oleh keterbatasan akses.

 

banner 336x280

Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., menegaskan bahwa penggunaan alat berat merupakan strategi percepatan yang krusial mengingat target waktu yang ketat dan kondisi medan yang menantang. “Di tengah teriknya matahari yang menyengat, personel Satgas TMMD bersama warga tetap menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa pembukaan jalan ini bukan sekadar membuat jalur baru, tetapi menciptakan arteri ekonomi bagi dua desa. Setiap meter jalan yang terbentuk berarti pengurangan biaya logistik, akses pendidikan yang lebih mudah, dan responsibilitas tanggap bencana yang lebih cepat. Kehadiran warga di lokasi kerja menjadi pengawas alami sekaligus bentuk partisipasi aktif dalam memastikan trase jalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

 

Pembukaan badan jalan penghubung Lewuoguru-Lewuombanua ini merupakan manifestasi dari komitmen TNI AD dalam mendukung pemerataan infrastruktur di wilayah pedesaan. Aksesibilitas yang lancar adalah fondasi bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan progres 80 persen dan dukungan alat berat yang optimal, Satgas optimis sasaran fisik ini akan selesai tepat waktu. Warisan TMMD ke-130 di Nias tidak hanya berupa aspal atau tanah yang padat, tetapi juga harapan baru bagi warga yang selama ini terhimpit oleh keterbatasan akses, membuktikan bahwa kehadiran TNI selalu membawa solusi konkret bagi kesulitan rakyat. Konektivitas antar-desa yang terbangun hari ini adalah investasi masa depan bagi generasi muda Nias untuk tumbuh dan berkembang tanpa hambatan geografis.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *