Pegadaian Gunungsitoli Edukasi Warga soal Investasi Emas, Bisa Dimulai dari Rp10 Ribu

BERITA, Daerah42 Dilihat
banner 468x60

 

Gunungsitoli — PT Pegadaian Kantor Cabang Gunungsitoli terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui edukasi investasi emas. Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar kegiatan Intimate Coffee atau sosialisasi investasi emas bagi masyarakat Kota Gunungsitoli.

banner 336x280

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Banio Hotel, Jalan Kelapa, Kota Gunungsitoli, Jumat (11/9/2026), dan diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, pensiunan, pengusaha hingga karyawan.

 

Suasana kegiatan berlangsung santai, rileks dan penuh keakraban. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai investasi emas, tetapi juga diberikan kesempatan berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar layanan Pegadaian.

 

Deputi Bisnis Area Medan 2 PT Pegadaian (Persero) Wilayah I Sumatera Utara-Aceh, Heri Susianto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai investasi emas sekaligus memberikan pemahaman bahwa investasi dapat menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan masa depan.

 

Menurutnya, masyarakat perlu memilih tempat yang terpercaya dalam melakukan investasi emas. Pegadaian, kata dia, hadir sebagai salah satu lembaga resmi yang memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi.

 

Ia juga menyampaikan bahwa investasi emas tidak harus dimulai dengan modal besar. Masyarakat bahkan dapat memulai investasi melalui Tabungan Emas dengan nominal yang relatif terjangkau, yakni mulai dari sekitar Rp10.000.

 

“Investasi tidak harus memiliki uang yang besar. Masyarakat bisa memulainya sedikit demi sedikit sesuai kemampuan,” jelasnya.

 

Heri juga menyampaikan bahwa Pegadaian mendapat amanah untuk menjalankan peran dalam ekosistem bullion atau bank emas, sehingga masyarakat memiliki pilihan investasi emas melalui lembaga yang resmi dan terpercaya.

 

Sementara itu, Pimpinan Cabang Pegadaian Gunungsitoli, Arif Budiman, dalam paparannya menjelaskan bahwa investasi emas di Pegadaian merupakan layanan pembelian dan penyimpanan emas yang aman, resmi dan terjangkau, baik melalui layanan digital maupun secara fisik.

 

Untuk memulai investasi, masyarakat dapat mengunduh aplikasi resmi Pegadaian atau datang langsung ke outlet Pegadaian terdekat. Calon nasabah cukup menyiapkan kartu identitas berupa KTP dan melakukan pembukaan rekening Tabungan Emas dengan pembelian awal yang relatif ringan.

 

Arif menjelaskan sejumlah keuntungan investasi emas melalui Pegadaian. Pertama, investasi dapat dilakukan dengan nominal terjangkau karena pembelian bisa dimulai dari pecahan kecil, sekitar Rp10.000.

 

Kedua, investasi dilakukan melalui layanan resmi yang berada dalam pengawasan regulator sesuai ketentuan yang berlaku. Ketiga, saldo emas nasabah didukung oleh emas fisik 24 karat yang disimpan secara aman dan diasuransikan.

 

Selain itu, investasi emas juga memiliki sifat fleksibel. Saldo emas yang dimiliki nasabah dapat dicetak menjadi emas batangan fisik, dijual kembali (buy back), maupun digadaikan apabila nasabah membutuhkan dana tunai.

 

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta terlihat antusias menggali informasi lebih jauh mengenai mekanisme Tabungan Emas, manfaat investasi emas serta cara memulainya.

 

Dua peserta, Mesrawati Zega, S.Pd. dan Dameria Telaumbanua, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Keduanya menilai sosialisasi yang digelar Pegadaian Gunungsitoli memberikan wawasan baru yang sebelumnya belum banyak mereka pahami.

 

Mereka juga mengaku selama ini masih ada anggapan di tengah masyarakat bahwa Pegadaian hanya identik dengan tempat menggadaikan emas atau barang berharga. Padahal, menurut mereka, layanan Pegadaian kini telah berkembang dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mulai berinvestasi demi masa depan keluarga.

 

“Tabungan emas Pegadaian seperti celengan digital yang nilainya bisa bertambah seiring dengan perkembangan harga emas,” ungkapnya.

 

Kegiatan Intimate Coffee tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada para peserta, foto bersama serta jamuan kasih sebagai bentuk kebersamaan antara Pegadaian dan masyarakat Kota Gunungsitoli.

 

Melalui kegiatan tersebut, Pegadaian Gunungsitoli berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya investasi sejak dini dan mampu memanfaatkan instrumen investasi emas sebagai salah satu pilihan dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri maupun keluarga.

 

(Anwar Harefa)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *