Polres Mesuji Berhasil Temukan Jenazah Rizky Setelah Dua Hari Pencarian

BERITA, Polri-TNI25 Dilihat
banner 468x60

LAMPUNG,nusantaratodays.com 

Setelah dua hari dilakukan pencarian, jenazah Bripda Rizky Ardiyanto, personel Dit Samapta Polda Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya ditemukan di tepi Sungai Mesuji, Desa Wiralaga I, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung, Jumat (11/9/2026).

banner 336x280

Jenazah Bripda Rizky ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB dalam kondisi telah meninggal dunia dan terapung di sungai.

Saat ditemukan, senjata laras panjang milik korban masih terselempang di tubuhnya. Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet milik Basarnas untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel guna menjalani autopsi.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun mengatakan, kepolisian bersama Basarnas dan masyarakat sebelumnya telah melakukan pencarian sejak Bripda Rizky dilaporkan hilang dari kapal tongkang.

“Pencarian dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel kepolisian, Basarnas dan masyarakat. Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan,” kata Yuni, Jum’at (11/9/2026).

Yuni mengatakan, penemuan jenazah tersebut menjadi bagian penting dalam proses penanganan kasus hilangnya personel Dit Samapta Polda Sumsel tersebut.

“Jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan autopsi. Proses tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi dan penyebab kematian korban,” ujarnya.

*Hilang Saat Pengawalan Kapal Tongkang*

Bripda Rizky sebelumnya bertugas melakukan pengawalan Kapal Tongkang Agro Permai milik PT PAR bersama seorang personel Marinir Brigif IV Pesawaran, Kopral Prasetyo.

Kapal berangkat dari Dermaga 129 Kebun Hikmah 5, Desa Pagar Dewa, Kecamatan Mesuji Induk, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 20.50 WIB menuju Dermaga KMJ, Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten OKI.

Dalam perjalanan, Kopral Prasetyo berpindah pengawalan ke kapal Agro Surya.

Sementara itu, Bripda Rizky sempat naik ke ruang kemudi untuk menyampaikan informasi kepada juru mudi terkait rencana perpindahan pengawalan saat kapal bertemu kapal Yusika.

Setelah menyampaikan informasi tersebut, Bripda Rizky turun dari ruang kemudi. Kapten kapal kemudian mengingatkannya untuk beristirahat di dalam kapal. Namun, korban menolak dengan alasan kondisi di dalam kapal panas.

Saat kapal Yusika mulai terlihat mendekat, juru mudi turun untuk memberi tahu Bripda Rizky agar bersiap. Namun, korban sudah tidak berada di kapal.

Kapten kapal bersama ABK kemudian melakukan pencarian di seluruh bagian kapal, tetapi tidak menemukan korban.

Mereka selanjutnya meminta bantuan ke Desa Nipah Kuning. Aparat desa kemudian menghubungi Polsubsektor Mesuji Pusat dan Basarnas untuk membantu pencarian.

“Sejak korban dinyatakan hilang, jajaran kepolisian langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan unsur terkait untuk melakukan pencarian. Seluruh upaya dilakukan sampai korban berhasil ditemukan,” kata Yuni.

Setelah korban ditemukan, polisi melakukan evakuasi dan berkoordinasi dengan Polsek Sungai Menang serta Polres OKI.

“Untuk proses selanjutnya, kami menyerahkan penanganan jenazah kepada pihak RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga terus melakukan koordinasi dengan jajaran terkait,” ujar Yuni.

Jenazah Bripda Rizky kini berada di RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk menjalani autopsi. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *