Satgas Edukasi Dari Sespimti Polri Dikreg 36 Tinjau Langsung dan Bantu Pendinginan di Titik Api Karhutla di Kubu Raya

BERITA, Daerah, Polri-TNI22 Dilihat
banner 468x60

 

Kubu Raya, Polda Kalbar — Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun 2026 yang tergabung dalam Satgas Edukasi Aman Nusa II melaksanakan peninjauan langsung dan bantu pendinginan di lokasi titik api di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (10/9).

banner 336x280

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pati Pendamping (Paping) BJP Semmy Ronny Thabaa, S.E., di bawah supervisi Irjen Pol. Toni Ariadi Efendi, S.H., S.I.K., M.H., M.M., serta diikuti oleh 12 orang Serdik. Peninjauan lapangan ini juga dilakukan secara sinergis bersama unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya, Kodam XII/Tanjungpura, dan Kodim 1207/Pontianak.

 

Selain melakukan peninjauan di lokasi, para Serdik Sespimti Polri Turut serta membantu petugas di lapangan untuk melakukan proses pendinginan (cooling down) pada lahan yang sebelumnya telah terbakar guna memastikan tidak ada sisa bara api yang dapat memicu kebakaran susulan.

 

Di lokasi, Pati Pendamping BJP Semmy Ronny Thabaa, S.E., menekankan pentingnya ketinjauan langsung ini bagi para peserta didik untuk melihat secara objektif dinamika penanganan krisis di lapangan, sekaligus menguji efektivitas kerja sama lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla.

 

“Peninjauan langsung ini penting agar para Serdik tidak hanya memahami teori penanggulangan bencana, tetapi juga melihat secara faktual kondisi di lapangan, tantangan yang dihadapi petugas, serta bagaimana sinergi lintas instansi dijalankan secara nyata dalam menanggulangkan karhutla,” ujar BJP Semmy.

 

Terkait kegiatan ini, Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., memberikan tanggapannya terkait keterlibatan para perwira siswa dalam meninjau langsung penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Barat.

 

“Kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi antarinstansi serta memberikan gambaran nyata mengenai kondisi dan kebutuhan penanganan Karhutla di lapangan,” ujar Bambang.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *