Semarak HUT ke-81 RI, ORADO Gunungsitoli Dukung Turnamen Domino di Pasar Ya’ahowu

Berita3 Dilihat
banner 468x60

GUNUNGSITOLI — Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (Pengcab ORADO) Kota Gunungsitoli memberikan dukungan penuh terhadap Turnamen Domino yang digelar Perusahaan Daerah (PD) Pasar Ya’ahowu dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di kawasan Pasar Ya’ahowu, Jalan Lagundri, Gunungsitoli, dan ditutup pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

 

banner 336x280

Turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang adu strategi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi masyarakat. Para peserta mengikuti pertandingan dengan mengedepankan sportivitas, kebersamaan, dan semangat kekeluargaan dalam suasana perayaan kemerdekaan.

 

Ketua Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli, Notatema Lase, mengapresiasi PD Pasar Ya’ahowu yang telah membuka ruang bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan olahraga domino. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

 

“Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli mendukung penuh kegiatan turnamen domino yang dilaksanakan oleh PD Pasar Ya’ahowu. Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang pertandingan dan mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat,” ujar Notatema.

 

Ia berharap sinergi antara PD Pasar Ya’ahowu dan ORADO dapat terus berlanjut untuk mengembangkan olahraga domino di Kota Gunungsitoli. Menurutnya, domino harus terus didorong menjadi olahraga yang memiliki nilai sportivitas, strategi, disiplin, dan persaudaraan.

 

Sekretaris Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli, Nota Ziliwu, menambahkan bahwa olahraga domino tidak hanya berbicara mengenai pertandingan dan prestasi. Menurutnya, nilai sportivitas dan penghormatan terhadap lawan juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial masyarakat.

 

“Ketika masyarakat memiliki ruang untuk bertemu, berkompetisi secara sehat, dan kemudian kembali bersalaman, di situlah persaudaraan dibangun,” katanya.

 

Sementara itu, Direktur PD Pasar Ya’ahowu, Arianto Gulo, mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan pasar tidak hanya sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial masyarakat.

 

“Pasar bukan hanya tempat transaksi. Pasar adalah ruang demokrasi ekonomi. Di tempat inilah kita bisa melihat apakah rakyat benar-benar memperoleh kesempatan untuk bekerja, berdagang, dan meningkatkan kesejahteraannya,” ujar Arianto.

 

Tim pelaksana kegiatan, Jhon Zandrota, mengapresiasi dukungan PD Pasar Ya’ahowu dan Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli. Ia mengatakan turnamen tersebut sengaja dikemas sebagai kegiatan yang tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan merayakan kemerdekaan.

 

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli. Kehadiran ORADO memberikan semangat sekaligus menjadi dorongan agar olahraga domino dapat terus berkembang di Kota Gunungsitoli,” katanya.

 

Mewakili peserta, Markus K. Hulu mengatakan turnamen tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk saling mengenal dan mempererat hubungan.

 

“Bagi kami, yang penting bukan hanya siapa yang menang. Kami bisa berkumpul, saling mengenal, dan merayakan kemerdekaan bersama. Itu juga kemenangan,” ujarnya.

 

Turnamen kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada para peserta terbaik. Kegiatan tersebut menjadi gambaran sinergi PD Pasar Ya’ahowu dan Pengcab ORADO Kota Gunungsitoli dalam menghadirkan kegiatan olahraga yang dekat dengan masyarakat.

 

Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga olahraga domino semakin berkembang sekaligus menjadi sarana memperkuat sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan di Kota Gunungsitoli.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *