Semarak Pawai HUT RI ke-81 di Muara Tembesi : Ribuan Warga Saksikan Ikon Budaya Minang Tumbuk Lesung

Berita, Daerah5 Dilihat
banner 468x60

 

 

banner 336x280

BATANGHARI – Suasana meriah dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti ruas Jalan Nasional Kecamatan Muara Tembesi, Minggu (17/8/2026). Ribuan warga dari berbagai kalangan tumpah ruah memadati pinggir jalan untuk menyaksikan pawai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat begitu tinggi; mereka rela menunggu berjam-jam di bawah terik matahari sejak usai upacara pagi, demi mendapatkan posisi terbaik melihat iring-iringan peserta.

 

Kehadiran keluarga lengkap dengan anak-anak menjadi pemandangan umum di sepanjang jalur lintasan. Tak hanya menikmati hiburan, momen ini juga dimanfaatkan para pedagang lokal untuk mengais rezeki. Deretan stan makanan, minuman, dan mainan anak berjajar rapi, menciptakan suasana festifal yang hidup sekaligus menggerakkan ekonomi mikro di hari bersejarah bangsa.

 

Pawai tahun ini diikuti ratusan peserta yang merepresentasikan keberagaman unsur masyarakat. Mulai dari siswa-siswi SD, SMP, SMA sederajat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan, semua tampil dengan kreativitas dan kekompakan. Namun, sorotan utama tertuju pada penampilan Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kecamatan Tembesi yang mengusung tema “Semangat 45”.

 

Dengan penuh khidmat namun tetap ceria, anggota IKM mendendangkan lagu-lagu perjuangan sambil menumbuk alat musik tradisional secara serempak. Aksi kolosal ini bukan sekadar atraksi seni, melainkan simbolisasi cinta tanah air yang mengakar pada nilai-nilai leluhur. Suara dentuman lesung dan alunan dendang bergema di tengah keramaian, mengingatkan ribuan penonton bahwa kemerdekaan diraih melalui pengorbanan dan gotong royong yang tak kenal lelah.

 

Edi Andamon, perwakilan IKM Tembesi, menegaskan bahwa partisipasi organisasi dalam pawai ini adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap generasi penerus. “Untuk menjunjung tinggi nilai nasionalisme, kami hadir bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai pengingat. Kegiatan ini adalah antisipasi kita bersama agar tidak lupa dengan semangat para pejuang terdahulu yang penuh pengorbanan demi kemerdekaan,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

 

Pawai HUT RI ke-81 di Muara Tembesi berhasil membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan bukan lagi sekadar seremoni formal. Ia telah bertransformasi menjadi ruang ekspresi budaya, edukasi sejarah, dan perekat sosial yang nyata. Di sinilah, semangat 45 tidak hanya dikenang, tapi hidup kembali dalam denyut nadi masyarakat sehari-hari.

 

(Tim Redaksi)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *