Batam – Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) meningkatkan kesiapan penegakan hukum dan pengamanan ruang udara melalui Latihan Penanganan Pasca Force Down (PFD) TA 2026 di Lanud Hang Nadim, Batam, Kamis (10/9/2026). Latihan ini bertujuan memastikan kesiapan unsur jajaran Koopsudnas dalam menangani pesawat asing setelah dilakukan force down sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.
Latihan yang mengusung tema “Koopsudnas beserta Satuan Jajarannya Siap Melaksanakan Operasi Penegakan Hukum dan Pengamanan Ruang Udara (Opsgakkumpamrud) di Wilayah Kodau I dalam rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AU” tersebut dibuka secara resmi oleh Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, S.I.P.
Dalam amanatnya, Pangkoopsudnas menegaskan bahwa latihan PFD memiliki arti penting dalam meningkatkan kesiapan operasional satuan dalam menghadapi penanganan pesawat asing pasca-force down. Menurutnya, latihan juga menjadi sarana untuk memastikan setiap unsur jajaran Koopsudnas memahami mekanisme, tugas, dan tanggung jawabnya dalam pelaksanaan Operasi Penegakan Hukum dan Pengamanan Ruang Udara.
Pangkoopsudnas juga meninjau kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta unsur yang terlibat dalam skenario latihan.
Latihan tersebut sekaligus menguji penerapan Rencana Operasi Penegakan Hukum Pasca-Force Down “Gakkum Sakti-26” serta Prosedur Tetap Penegakan Hukum Pasca-Force Down Kodau I dan Lanud jajaran.
Selain itu, latihan diisi dengan sosialisasi Protap Force Down oleh Asops Kosek I dan Protap Pasca-Force Down oleh Kakum Koopsudnas. Kegiatan ini melibatkan tim Penyidik Udara, Korpasgat, Pomau, personel Kementerian dan Lembaga terkait, serta unsur pendukung lainnya.
Melalui latihan ini, Koopsudnas terus memantapkan kesiapan personel dan sinergi antarunsur dalam melaksanakan penegakan hukum dan pengamanan ruang udara secara profesional, terkoordinasi, dan sesuai prosedur.
Red



















