Pandeglang,nusantaratodays.com
Polda Banten sampaikan Update perkembangan terbaru terkait operasi pencarian terhadap rombongan awak kapal dan wartawan yang hingga saat ini masih mengalami lost contact di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten menyampaikan bahwa sebelumnya, beredar informasi mengenai ditemukannya sebuah life jacket di perairan sekitar Anyer.
“Benda tersebut telah diamankan oleh tim untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” ujarnya pada Jum’at (11/09).
Ditempat yang sama, Pemilik Kapal Pak Sandi menjelaskan bahwa life jacket yang ditemukan tersebut dipastikan bukan merupakan perlengkapan milik kapal Arupadatu 1 yang digunakan oleh rombongan yang dilaporkan hilang kontak.
“Life jacket yang ditemukan tim bukan milik kapal Arupadatu 1 karena berbeda dengan yang saya miliki. Saya mengambil pembanding dari perlengkapan yang ada di Arupadatu 2. Perbedaannya terlihat dari bagian resleting, grip, maupun bahannya, dapat dipastikan bahwa objek life jacket yang ditemukan tersebut tidak berkaitan dengan perlengkapan yang berada di speedboat Arupadatu 1 yang dilaporkan hilang kontak,” jelasnya.
Sementara itu, Kabiddokkes Polda Banten Kombes Pol Dr. I Gusti Gede Dharma Arimbawa menjelaskan bahwa pihaknya juga terus melakukan proses antemortem sebagai bagian dari upaya memastikan identitas apabila nantinya ditemukan korban dalam operasi pencarian.
“Dalam penanganan korban bencana, proses identifikasi dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain pemeriksaan tempat kejadian perkara, pengumpulan data antemortem, pemeriksaan postmortem, serta rekonsiliasi. Untuk proses antemortem, kami telah mendapatkan delapan data dari keluarga korban. Data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data postmortem apabila ditemukan korban. Apabila data antemortem dan postmortem telah sesuai atau matching, barulah dapat dinyatakan identitas korban,” jelasnya.
Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Untuk perkembangan operasi pencarian, kami meminta masyarakat mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh Polda Banten maupun tim SAR gabungan,” tutupnya. (Bidhumas).



















