Amanah Lima Tahun ke Depan, PKB Jakarta Pusat Diharapkan Jadi Rumah Aspirasi dan Pembela Masyarakat Kecil

BERITA11 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA— Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan kembali komitmen partai terhadap kepentingan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri H. Hasbiallah Ilyas, S.Ag., anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PKB, serta Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

banner 336x280

Momentum ini tidak sekadar menjadi agenda konsolidasi politik dan penguatan struktur kepengurusan. Lebih dari itu, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga Jakarta Pusat.

Di tengah berbagai persoalan perkotaan, mulai dari kesejahteraan masyarakat, kesempatan kerja, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, hingga persoalan sosial di lingkungan permukiman, partai politik dituntut tidak hanya hadir ketika membutuhkan dukungan suara rakyat.

PKB diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi. Pengurus partai harus turun ke tengah masyarakat, mendengarkan keluhan warga, mengawal aspirasi, serta memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat kecil.

Kehadiran Hasbiallah Ilyas sebagai anggota DPR RI Komisi III juga menjadi perhatian. Dengan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPR, aspirasi masyarakat terkait persoalan hukum dan penegakan keadilan diharapkan dapat menjadi perhatian serius.

Sementara itu, kehadiran Ida Fauziyah sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB memperlihatkan pentingnya penguatan organisasi hingga tingkat daerah. Konsolidasi partai diharapkan tidak berhenti pada pembentukan struktur, tetapi berlanjut pada program-program yang memiliki manfaat sosial.

## H. Heri Kustanto Pimpin DPC PKB Jakarta Pusat Periode 2026–2031

Ketua DPC PKB Jakarta Pusat terpilih, H. Heri Kustanto, S.H., diharapkan membawa semangat kepemimpinan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Amanah kepengurusan periode 2026–2031 bukan sekadar tanggung jawab organisasi, melainkan kesempatan untuk memperluas pengabdian dan memperjuangkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Jabatan dalam partai bukanlah tempat untuk mencari kehormatan pribadi, melainkan amanah untuk mengabdi. Kami ingin PKB Jakarta Pusat benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan warga, membantu mereka yang membutuhkan, dan memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa sendirian ketika menghadapi kesulitan.”

Ia juga diharapkan menegaskan bahwa perjuangan sosial harus menjadi bagian penting dari gerakan politik PKB.

**Usulan kutipan mengenai harapan kepada pengurus baru:**

“Saya berharap seluruh pengurus yang telah diberikan amanah dapat mengesampingkan kepentingan pribadi dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. Jangan hanya aktif ketika ada kegiatan partai atau menjelang pemilu. Kita harus hadir setiap saat, baik ketika masyarakat membutuhkan bantuan pendidikan, kesehatan, pekerjaan, maupun ketika mereka menghadapi persoalan sosial dan ketidakadilan. Ukuran keberhasilan kita bukan sekadar besarnya organisasi, tetapi seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.”

## Hasbiallah Ilyas: Selamat kepada Pengurus Baru, Jadikan PKB Rumah Aspirasi Masyarakat

Kehadiran H. Hasbiallah Ilyas, S.Ag., anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PKB, menjadi bagian penting dalam momentum konsolidasi tersebut.

Sebagai wakil rakyat di tingkat nasional, dukungan dan sinergi dengan kepengurusan DPC diharapkan mampu memperkuat perjuangan aspirasi masyarakat, terutama dalam persoalan hukum, keadilan, dan pelayanan publik.

**Usulan kutipan H. Hasbiallah Ilyas:**

“Saya mengucapkan selamat atas dikukuhkannya kepengurusan baru DPC PKB Jakarta Pusat periode 2026–2031. Semoga seluruh pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas organisasi, dan terus membangun kedekatan dengan masyarakat.”

“Harapan saya, kepengurusan yang baru tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga kuat dalam pengabdian sosial. Jadikan PKB sebagai rumah aspirasi masyarakat, tempat warga menyampaikan persoalan dan mendapatkan perhatian. Jangan pernah melupakan bahwa keberadaan partai politik pada hakikatnya adalah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.”

## Pesan untuk Seluruh Pengurus: Politik Harus Menghadirkan Manfaat

Pengukuhan kepengurusan baru DPC PKB Jakarta Pusat periode 2026–2031 diharapkan menjadi awal dari kerja nyata yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Setiap pengurus memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa keberadaan partai tidak hanya terasa dalam aktivitas politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, kepedulian terhadap pendidikan, kesehatan, dan pembelaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui slogan maupun janji politik. Kepercayaan lahir dari kepedulian, tindakan nyata, dan keberanian memperjuangkan kepentingan rakyat.

**Karena politik yang sesungguhnya bukan tentang siapa yang mendapatkan jabatan, melainkan siapa yang bersedia menggunakan amanahnya untuk membantu sesama.**

Berdasarkan dokumen keputusan DPP PKB tentang penetapan komposisi dan personalia Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Administrasi Jakarta Pusat masa bakti 2026–2031, H. Heri Kustanto, S.H., ditetapkan sebagai Ketua Dewan Tanfidz.

## Jangan Jadikan Jabatan Sekadar Struktur, Rakyat Menunggu Kerja Nyata

Terbentuknya kepengurusan baru DPC PKB Jakarta Pusat membawa tanggung jawab besar. Masyarakat tidak cukup hanya disuguhi kegiatan seremonial, foto bersama, maupun pergantian posisi dalam organisasi.

Yang lebih dibutuhkan adalah keberpihakan nyata kepada masyarakat.

Pengurus di tingkat cabang hingga anak cabang diharapkan aktif membangun komunikasi dengan warga, membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan, mengawal persoalan pelayanan publik, serta membuka ruang pengaduan dan penyaluran aspirasi.

Kekuatan partai politik sesungguhnya bukan hanya diukur dari banyaknya pengurus atau besarnya dukungan politik, melainkan dari seberapa besar manfaat keberadaannya bagi masyarakat.

Dengan kepengurusan periode 2026–2031, PKB Jakarta Pusat kini memiliki amanah untuk membuktikan bahwa politik dapat menjadi jalan pengabdian.

**Sebab pada akhirnya, rakyat tidak hanya membutuhkan partai yang hadir dalam kontestasi politik. Rakyat membutuhkan partai yang hadir ketika mereka menghadapi persoalan kehidupan.**

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *